Cicipi Kuliner Ndeso Ala Moelih Ndeso Yang Menggugah Selera

Yang unik dari kuliner di jogja ada di Moelih Ndeso. Kawasan wisata alam lengkap dengan hidangan kuliner Ndeso yang unik dan menggugah selera.

Cicipi Kuliner Ndeso Ala Moelih Ndeso Yang Menggugah Selera

Penasaran sama yang namanya kuliner Ndeso? Atau sekedar ingin cari suasana baru ketika wisata kuliner di Jogja? Gampang…coba saja melipir sedikit dari ring road utara, dan temukan satu resto ala Ndeso seru di sana, Moelih Ndeso.

Kayaknya memang si empunya resto ingin sekali memberi pengalaman unik para penikmat wisata kuliner di Jogja. Karena resto ini hadir dengan nuansa yang bener-bener Ndeso. Gak heran juga nama resto ini diberi embel-embel Ndeso. Ini bukan hanya sekedar soal kuliner Ndeso lho!

Cicipi Kuliner Ndeso Ala Moelih Ndeso Yang Menggugah Selera

Resto satu ini memang unik, begitu memasuki area resto rasa-rasanya seperti kita berada di daerah pedalaman Jogja yang terpencil. Padahal sih lokasi Moelih Ndeso cuma 5 menitan saja dari Ring Road Utara. Dari Ring Road Utara cukup belok ke arah utara menuju jalan raya Tajem, sampai ke perempatan pasar STAN lantas ke kiri atau ke kiri.

Ikuti jalur ini sampai bertemu dengan pertigaan yang ada beringin kecil. Kita belok kanan sampai 350 meter untuk menjumpai plang tanda resto. Siap deh kita masuk ke kawasan resto keluarga ini. Mudah dijangkau dan sama sekali tidak jauh.

Dan seperti sudah dikatakan tadi, lokasi memang boleh deket kota tapi suasana benar-benar serasa di pedalaman Jogja. Seolah kita sudah berada di area yang jauh dari perkotaan.  Tidak Cuma kuliner Ndeso, semua elemen dari resto ini seolah membangun konsep pedesaan yang kuat.

Baru memasuki pintu gerbang saja suasana yang kita lihat sudah bentangan persawahan, deretan pagar bambu, hutan buatan pohon jabon di latar dan jangan abaikan juga panorama gunung Merapi dari kejauhan.

Baca Juga : Daftar Penginapan dan Hotel di Kulon Progo Jogjakarta

Pelataran parkir dari resto ini juga dibuat sederhana. Tanpa paving atau semen, cukup tanah dengan rerumputan yang kayaknya sengaja dibuat tidak terlalu terawat. Alami lah konsepnya, sampai-sampai juga hadir 2 ekor sapi menyambut kita di sana.

Eits…!
Jelas bukan sapi beneran…Cuma patung sapi. Tapi lumayan seru untuk sekedar foto-foto selfie sedikit. Dan kalau nanti Anda sudah menjelajah ke dalam resto ini, masih ada banyak lagi spot selfie yang disebar di area resto. Siap-siap saja instagram Anda mendapatkan banyak follower baru.

Cicipi Kuliner Ndeso Ala Moelih Ndeso Yang Menggugah Selera

Seru kan nuansa wisata kuliner di Jogja satu ini? Dan akan makin seru kalau kita memasuki bangunan joglo utama. Yang hobi selfie jangan absen berfoto dulu ya bersama patung semar di muka joglo. Gak afdol lho wisata kuliner Ndeso di Moelih Ndeso tanpa foto sama si patung semar.

Tapi serunya joglo utama jelas bukan soal patung semar. Tetapi karena joglo ini menjadi bangunan utama dari wisata kuliner di Jogja kita kali ini. di joglo ini tersedia meja prasmanan yang menyajikan hidangan lagi-lagi ala Ndeso. Siap-siap saja tergoda sama hidangan khas jawa macam lodeh, oseng-oseng, terancam, bacem, pecel, gereh dan lain sebagainya.

Tidak tergerak dengan menu rumahan ala Jawa ini? Resto ini juga menyediakan aneka hidangan seperti varian menu patin, hidangan bebakaran dan aneka sambal. Siap deh memanjakan lidah sesuai selera kita.

Wisata kuliner di Jogja ini disempurnakan dengan sajian aneka minuman yang unik. Mulai dari aneka minuman wedang macam wedang uwuh dan wedang sereh jahe. Atau aneka minuman kopi ndeso macam kopi klotok atau kopi Moeldes.

Yang satu ini salah satu kopi andalan Moelih Ndeso. Sengaja memakai nama Moeldes yang diambil dari singkatan Moelih Ndeso. Kopi Moeldes merupakan kopi tubruk ala Ndeso yang terbuat dari jenis kopi yang lazim disajikan di pedesaan. Kopi yang disangrai bersama beras sebagai campuran. Yang jelas rasa gurih dan pahitnya berbeda dari kopi kekinian yang sering kita cicipi.

Kalau ingin yang kekinian juga ada kok. Ada sajian varian kopi Nusantara yang digiling di depan kita. Rasa-rasa Nusantara maca kopi wamena, kopi sunda Gulali atau kopi gayo siap memberi kita tendangan tersendiri.

Kalau sudah berkopi-kopian, ya cari temannya kopi juga kan? Makanya pesan juga aneka gorengan seperti tape goreng, ubi goreng, mendoan atau pisang goreng. Tidak bakal kecewa kok, goreng-gorengan ini salah satu yang maknyus di Moelih Ndeso.

Dan satu lagi alasan kenapa Moelih Ndeso adalah lokasi wisata kuliner di Jogja ala Ndeso yang harus disambangi. Karena kawasan resto ini memang juga punya pesona alam yang bikin kita tidak bosan. Ada area lembah sungai lengkap dengan sungai kecil di sisi timur.

Di area lembah ini beberapa permainan outbond bisa kita jajal. Ada juga 3 rumah pohon dengan jembatan goyang dan permainan flying fox. Sayang yang terakhir cuma  bisa kita naiki by request. Di area yang sama juga ada arena kolam cetek buat berenang anak-anak dan area kolam untuk permainan perahu bebek dan getek.

Di sisi barat resto ada area lapangan terbuka yang pada waktu-waktu tertentu menjadi arena berkuda dan jemparingan. Ada yang tau jemparingan itu apa? Itu tuu…permainan panahan khas dari kraton Jogja. Gak setiap hari ini bisa ikutan panahan ala Jogja begini?

Masih ingin yang berbeda? Jajal saja menyusuri area hutan buatan perkebunan kayu Jabon di sisi lain resto. Pemilik sengaja membiarkan sebagian kawasan resto menjadi hutan buatan untuk menambah nuansa. Juga menambah penghasilan tentu saja…

Di area lain dari hutan buatan, tersedia area terbuka yang rindang oleh pepohonan. Sehari-hari kawasan ini kerap menjadi area piknik dan kadang menjadi area perkemahan pengunjung. Beberapa kali rombongan kemping menggunakan area ini untuk menghabiskan waktu akhir pekan.

Moelih Ndeso memang menjadi favorit tersendiri wisatawan lokal yang ingin menjajal piknik, kemping atau outbond yang tidak jauh dari kota. Malah aula di bagian muka dari area resto juga lazim dipakai untuk acara gathering dan trah. Area wisata kuliner super lengkap kan?

Jadi kalau kita wisata kuliner di Jogja, yang satu ini jelas tidak boleh keluar dari daftar. Di sini kita tidak hanya dimanjakan dengan menu kuliner Ndeso. Tetapi juga suasana ala pedesaan dan beragam wahana seru yang membuat kita seolah masuk ke dunia pedesaan atau Jogja tempo dulu. Unik kan?