Sejarah Jembatan Siti Nurbaya dan Harga Tiket Masuknya

Jembatan Siti Nurbaya – Berlibur bukan hanya menikmati keindahan Indonesia yang banyak ragam budayanya. Indonesia juga merupakan negara yang patut dibanggakan karena memiliki jutaan cerita sejarah yang mewarnai setiap tempat indah di tanah air.

Sejarah Jembatan Siti Nurbaya dan Harga Tiket Masuknya
Jembatan Siti Nurbaya Malah Hari

Salah satu tempat wisata di padang ini menjadi satu diantara lokasi menarik dan bersejarah yang memesona banyak wisatawan asing maupun domestik. Jembatan yang terbentang sepanjang 156 meter. Kawasan ini juga memiliki cerita mengagumkan tentang sosok cantik Siti Nurbaya yang melegenda sepanjang masa.

Jembatan di Padang ini dibangun oleh Pemerintah Kota Padang sebagai upaya menghubungkan kawasan kota Padang dengan Bukit Sentiong atau Bukit Gado-Gado. Kedua kawasan tersebut mulanya dipisahkan oleh Sungai Batang Arau yang bermuara di Samudera  Indonesia. Tak jarang, pengunjung di sekitar Jembatan bisa menyaksikan ratusan speed boat yang memang digunakan warga setempat untuk beraktifitas. Seperti apa keunikan dan sejarah Jembatan Siti Nurbaya yang terkenal itu? Yuk simak infonya disini!

1. Kisah Jembatan Siti Nurbaya

Sejarah Jembatan Siti Nurbaya dan Harga Tiket Masuknya

Sebelum Jembatan Siti Nurbaya dibangun pada tahun 1995, mulanya transportasi di kawasan ini hanya memanfaatkan perahu atau sampan saja. Di era 70’an, sekitar lokasi Jembatan banyak berdiri rumah sederhana dari keluarga yang kurang mampu. Namun, seiring pembangunan yang berjalan, kini bangunan megah berdiri di lokasi tersebut. Bahkan beberapa waktu lalu tersiar kabar akan dibangunnya hotel bintang 5 di sekitar Jembatan Siti Nurbaya.

Nama Siti Nurbaya sendiri begitu melekat di kawasan ini, karena konon lokasi inilah yang menjadi tempat peristirahatan terakhir sosok cantik Siti Nurbaya yang melegenda di Gunung Padang. Kawasan ini juga merupakan pintu masuk aliran sungai Batang Arau menuju Samudera Indonesia.

Loading...

2. Keindahan Jembatan Siti Nurbaya

Sejarah Jembatan Siti Nurbaya dan Harga Tiket Masuknya

Jembatan Siti Nurbaya terlihat sangat indah dengan pesona matahari terbenamnya. Ya, untuk menikmati keindahan salah satu tempat wisata di Padang ini  disarankan pada waktu sore hari menjelang matahari terbenam. Saat malam hari, Jembatan Siti Nurbaya juga terlihat elok karena pesona lampu pijar jembatan yang megah.

Selain menikmati indahnya Jembatan Siti Nurbaya, anda juga bisa memandang beberapa bangunan kuno Belanda yang termasuk kawasan kota tua Padang. Banyak warga keturunan Tiong Hoa yang bermukim di wilayah ini juga beberapa kaum pendatang seperti dari Nias, Batak, hingga Mentawai.

3. Harga Tiket Masuk Jembatan Siti Nurbaya

Sejarah Jembatan Siti Nurbaya dan Harga Tiket Masuknya

Tidak ada ketentuan tentang harga tiket masuk ke kawasan ini. Pemerintah setempat hanya memberlakukan tarif parkir di kisaran Rp 3.000,- hingga Rp 7.000,- saja untuk motor ataupun mobil.

4. Fasilitas yang Dihadirkan

Dilihat dari fasilitas, karena Siti Nurbaya merupakan sebuah ikon wisata yang juga sarana transportasi penghubung maka disekitar kawasan ini hanya terdapat toilet umum dan beberapa mushola warga saja. Sementara untuk penginapan, belum ada penginapan yang dekat dengan kawasan ini.

Tentang makanan, anda tidak perlu cemas karena menjelang malam hari kawasan Siti Nurbaya akan penuh dengan pedagang kaki lima. Aneka makanan khas Padang dijual dengan harga yang terjangkau. Ada Sate Padang, Pisang Bakar Padang, hingga Jagung Bakar yang menggugah selera.

5. Akses Menuju Lokasi

Akses menuju ke Jembatan Siti Nurbaya tidak begitu sulit karena di era sekarang sudah banyak alat transportasi yang ditawarkan. Biasanya para pelancong akan menikmati perjalanan menggunakan motor atau kendaraan roda empat untuk berkunjung ke tempat ini.

Nah, demikian tadi beberapa informasi menarik terkait sejarah Jembatan Siti Nurbaya yang berlokasi di Gunung Padang, Sumatra Barat. Semoga referensi diatas bisa menjadi inspirasi anda saat liburan nanti ya! Selamat liburan!

Loading...